SUBSCRIBE
Aspirasi Rakyat Merdeka
  • Home
  • Kaltara
    • Pemprov
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Tana Tidung
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Reading: Media-Media Internasional Desak Trump Paksa Netanyahu Akhiri Blokade Gaza
Share
Aspirasi Rakyat MerdekaAspirasi Rakyat Merdeka
Font ResizerAa
  • Home
  • Kaltara
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Search
  • Home
  • Kaltara
    • Pemprov
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Tana Tidung
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Internasional

Media-Media Internasional Desak Trump Paksa Netanyahu Akhiri Blokade Gaza

admin01
admin01
Published Maret 17, 2025
Share
4 Min Read
Teks Foto : Anak-Anak Gaza mengambil bantuan makanan yang masuk ke Gaza
SHARE

EROPA – Surat kabar dan situs berita global berfokus pada berbagai topik dunia. Termasuk dampak blokade yang diberlakukan Israel di Jalur Gaza dan Tepi Barat terhadap kehidupan warga Palestina, terutama selama bulan suci Ramadan.

Dalam konteks ini, surat kabar Financial Times dalam editorialnya mendesak pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, untuk menekan pemerintah Benjamin Netanyahu agar mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Jalur Gaza.

Editorial tersebut menyebut bahwa pemerintah Israel menggunakan bantuan sebagai alat perang.

“Trump harus memaksa Netanyahu untuk mengakhiri blokade Gaza dan mendukung upaya para mediator untuk mengembalikan perjanjian gencatan senjata ke jalur yang benar,” tulis editorial tersebut.

Dalam laporan New York Times, disebutkan bahwa warga Palestina yang terpaksa mengungsi dari rumah mereka di Tepi Barat akibat operasi militer Israel menghadapi situasi yang sangat sulit selama Ramadan.

“Keriuhan pasar Ramadan hanya terlihat dari sedikit pembeli yang muram,” tulis surat kabar itu.

Beberapa warga Palestina mengatakan kepada New York Times bahwa Ramadan seharusnya menjadi bulan kebahagiaan. Namun, kini menjadi bulan menunggu tanda-tanda bahwa kehidupan bisa kembali normal.

Dalam konteks tindakan Israel, The Guardian melaporkan bahwa polisi Israel menggerebek sebuah perpustakaan terkemuka milik warga Palestina di Yerusalem Timur.

Mereka menyita sekitar 50 buku, dan menangkap salah satu pemiliknya tanpa perintah pengadilan.

Menurut surat kabar tersebut, polisi Israel menyita buku-buku hanya berdasarkan sampulnya, dengan fokus pada buku-buku yang memiliki gambar bendera Palestina atau kata “Palestina” di judulnya.

Mereka menggunakan layanan terjemahan Google sebelum mengirim gambar buku ke pejabat terkait.

Dalam berita lain, majalah Newsweek melaporkan bahwa ancaman kelompok Ansarullah (Houthi) Yaman untuk melanjutkan serangan terhadap Israel jika gencatan senjata di Gaza runtuh sangat mengkhawatirkan.

Situasi ini membuat lalu lintas pelayaran di Laut Merah dalam keadaan siaga tinggi.

Majalah itu menambahkan bahwa kelompok Houthi telah menyebabkan gangguan besar dalam perdagangan global di salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.

Hal itu menyebabkan pada peningkatan biaya secara signifikan dan memaksa kapal-kapal untuk mengambil rute yang lebih panjang.

Sementara itu, The Washington Post menyoroti bahwa 6.000 dokter asal Suriah di Jerman kini menghadapi dilema besar.

Mereka berada antara tetap tinggal di Jerman atau kembali ke Suriah akibat jatuhnya rezim Bashar al-Assad dan meningkatnya sentimen anti-imigran.

Surat kabar itu mencatat bahwa para dokter Suriah telah mengisi kekurangan tenaga kesehatan yang sangat dibutuhkan di Jerman.

Menteri Dalam Negeri Jerman, Nancy Faeser, telah memperingatkan bahwa sektor kesehatan di negara itu bisa runtuh jika para dokter Suriah pergi.

Di sisi lain, The Washington Times menulis bahwa agenda anti-perang Trump memicu perdebatan tentang manfaatnya bagi perdamaian dunia.

Artikel tersebut menunjukkan bahwa janji Trump untuk mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina serta meningkatkan perdamaian di Timur Tengah dapat membuka peluang untuk mengurangi anggaran militer AS.

Namun, beberapa analis memperkirakan bahwa ketegangan geopolitik yang menyebabkan peningkatan pengeluaran pertahanan AS tidak akan berubah secara signifikan.***

 

(Disadur dari Al Jazeera Net & Gaza Media Channel)

You Might Also Like

MUI: Rencana Israel habisi Hamas dan duduki Gaza bentuk kekalapan penjajah

Masjid Umar bin Khattab, jejak sejarah Islam di jantung kota tua Yerusalem

Tantang ancaman Israel, Kapal Freedom Flotilla tembus Mesir menuju Gaza

Greta Thunberg berlayar menuju Gaza: Kita tidak bisa diam menonton genosida

WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Gaza, PBB Sebut Resiko Kelaparan Makin Meluas

Share This Article
Facebook Email Print

ASPIRASI RAKYAT MERDEKA

Ad imageAd image

POSTER

Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Trending Stories

DPRDKaltara

Wakil Ketua DPRD Kaltara Apresiasi Implementasi Satu Data Daerah, Dorong Pembangunan Lebih Tepat Sasaran

November 25, 2025
KaltaraNunukan

Wagub Kaltara Apresiasi Kunjungan BNPP RI ke Wilayah Perbatasan 

Mei 9, 2025
KaltaraNunukan

𝗣𝗼𝗹𝘀𝗲𝗸 𝗦𝗲𝗯𝗮𝘁𝗶𝗸 𝗕𝗮𝗿𝗮𝘁, 𝗡𝘂𝗻𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗮𝗻𝗲𝗻 𝗝𝗮𝗴𝘂𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗺𝗮 𝗣𝗿𝗼𝗴𝗿𝗮𝗺 𝗞𝗲𝘁𝗮𝗵𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗡𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹

Februari 5, 2025
Kaltara

FGD Karhutla Kaltara Soroti Tanggung Jawab Perusahaan, Dorong Perda Penguatan Penanganan

September 30, 2026
Internasional

Ribuan warga Israel gelar aksi di Tel Aviv, desak penghentian perang dan pembebasan tawanan

Juni 11, 2025
DPRDKaltara

Raperda Pengembangan Perbukuan Kaltara Dapat Dukungan Kementerian

Maret 10, 2026

ASPIRASI RAKYAT MERDEKA

Office Addres : Jl .Bersama 1 gg Buntu 45 RT. 45 Kel. Kr Anyar Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara 77111 Telp. : +62 821-5916-5307 Redaksi : +62 813-4703-1287

Follow US on Social Media

Facebook Youtube Steam Twitch Unity

© Aspirasi Rakyat Merdeka.2025.

Aspirasi Rakyat Merdeka

-..-

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Contack
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?