TARAKAN – Situasi di DPRD Kota Tarakan memanas pada Senin malam sesaat setelah sholat Magrib, ketika mahasiswa yang tergabung dalam aksi unjuk rasa kembali berusaha menerobos masuk ke dalam gedung DPRD.
Insiden tersebut memicu aksi dorong-dorongan dan saling pukul antara massa pendemo dan aparat keamanan yang berjaga di lokasi.
Menurut laporan, hingga saat ini massa masih bertahan di halaman Gedung DPRD Tarakan, menandakan eskalasi ketegangan yang belum mereda.
Imbas dari demonstrasi tersebut, Jalan Jenderal Sudirman tepat di depan Gedung DPRD ditutup sementara, sebagai langkah pengamanan dan pengaturan lalu lintas.
Akses kendaraan dari arah Gita Jalatama dialihkan ke Jalan Diponegoro, sedangkan arus dari Grand Tarakan Mall (GTM) hanya diperbolehkan menuju Jalan Slamet Riyadi
Sementara itu, Sekitar 60 personel Satlantas Polres Tarakan dikerahkan di persimpangan rawan guna menjaga kelancaran lalu lintas dan mencegah potensi gangguan di area sekitar demonstrasi.***(ARM02)





