SUBSCRIBE
Aspirasi Rakyat Merdeka
  • Home
  • Kaltara
    • Pemprov
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Tana Tidung
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Reading: KLHK Buka Suara Soal Konflik Lahan di Malinau, Masyarakat Adat Akan Diutamakan
Share
Aspirasi Rakyat MerdekaAspirasi Rakyat Merdeka
Font ResizerAa
  • Home
  • Kaltara
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Search
  • Home
  • Kaltara
    • Pemprov
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Tana Tidung
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KaltaraMalinau

KLHK Buka Suara Soal Konflik Lahan di Malinau, Masyarakat Adat Akan Diutamakan

admin01
admin01
Published Oktober 21, 2025
Share
3 Min Read
SHARE

MALINAU – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan konflik dan tumpang tindih lahan di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, dengan menempatkan masyarakatakat adat sebagai prioritas utama. Komitmen ini diwujudkan dengan mempercepat proses verifikasi sepuluh usulan hutan adat di wilayah tersebut.

Tenaga Ahli Menteri LHK, Michael Gorbachev Dom, selaku pimpinan Satgas Percepatan Penetapan Status Hutan Adat, menyatakan langkah ini merupakan implementasi dari arahan Menteri LHK Raja Juli Antoni untuk mempercepat penetapan 1,4 juta hektare hutan adat dalam lima tahun.

“Malinau menjadi prioritas karena cakupannya besar,” tegas Gorbachev di Kantor Bupati Malinau, sembari mengenakan topi khas Dayak.

Ia menegaskan kedatangan Satgas bukan sekadar formalitas. “Pak Menteri selalu bilang, keluhan itu bukan untuk diadem-ademin (ditenangkan saja), tapi untuk dicek. Kami turun untuk menindaklanjuti,” ujarnya.

Gorbachev mengakui kompleksnya persoalan di lapangan, terutama tumpang tindih antara wilayah adat dengan Taman Nasional Kayan Mentarang dan area konsesi perusahaan. Untuk mengurai benang kusut ini, KLHK tengah menyiapkan sistem “Satu Peta”.

“Teman-teman perhutanan sosial dan pengelola konsesi harus punya satu dashboard yang sama agar petanya bisa dioverlay. Seluruh data antar-direktorat akan disatukan,” jelasnya.

Menanggapi potensi konflik dengan pemegang konsesi, Gorbachev mengutip arahan Dirjen PSKL, Laksmi Wijayanti. Prinsipnya tegas: “Kalau memang ada masyarakat, maka masyarakat akan didahulukan.” Skema kemitraan dalam Pengelolaan Hutan Berbasis Produksi (PBPH) disebutkan sebagai salah satu jalan keluar.

Anggota tim verifikasi dari IPB, Dr. Soeryo Adiwibowo, MS, menyebut tumpang tindih wilayah adalah fakta yang harus dihadapi dengan solusi win-win. Namun, tantangan terberat timnya bukanlah di lapangan bersama masyarakat.

“Tugas terberat adalah menghadapi aktor lain seperti pengelola taman nasional atau perusahaan. Verifikasi lapangan justru lebih ringan,” tutur Dr. Soeryo.

Ia menegaskan, dalam setiap negosiasi, tim selalu menjadikan akses hidup masyarakat adat sebagai prinsip utama. “Masyarakat tidak ingin menguasai, mereka hanya butuh ruang hidup dan akses. Konsep akses inilah yang harus dibicarakan bersama,” paparnya.

Proses di Malinau disebutkan sangat menguras tenaga karena menangani 10 komunitas adat sekaligus, jumlah yang jauh lebih banyak daripada daerah lain. Dedikasi tim di lapangan pun diungkapkannya dengan cerita ringan.

“Ada rekan kami ditegur pimpinannya karena jarang di kantor. Padahal, alasannya sederhana: lebih banyak waktu dihabiskan bersama masyarakat,” ujarnya sambil tersenyum.

Dr. Soeryo berharap masyarakat memahami bahwa proses verifikasi membutuhkan waktu dan kesabaran. “Tim turun bukan karena malas ngantor, tapi karena memperjuangkan masyarakat banyak,” pungkasnya.***(ARM02)

You Might Also Like

Lepas Kejurnas Motoprix Region 3 Gubernur Kaltara Cup 2025 

Gubernur Kaltara Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pusdalops-PB BPBD Kaltara

DPRD Kaltara Bahas Pandangan Umum Fraksi terkait Raperda APBD 2026 dalam Paripurna ke-36

IWL Tarakan Berbagi 850 Takjil untuk Pengguna Jalan di Bulan Ramadan

Gubernur Lepas Kontingen Kaltara ke Jamnas XII 2026

Share This Article
Facebook Email Print

ASPIRASI RAKYAT MERDEKA

Ad imageAd image

POSTER

Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Trending Stories

KaltaraTarakan

Semangat Kebangsaan Menggelora, diPeringatan Harkitnas ke 117 Tahun, di Sekolah MI dan SMA NU 1 Tarakan

Mei 20, 2025
KaltaraPemprov

Gubernur Zainal Apresiasi FKUB, Kaltara Pertahankan Predikat Daerah Rukun

Juni 4, 2026
KaltaraTarakan

Dialog Publik RRI Kolaborasi PWI Tarakan: Kehidupan Pers dan Media Sosial, Bijak dan Bertanggung Jawab Jaga Kepercayaan Publik

Mei 29, 2025
KaltaraPemprov

Gubernur Ajak Masyarakat Kaltara Dukung Pembangunan Sekolah Garuda

Oktober 10, 2025
KaltaraTana Tidung

Ismaliansyah Nahkodai KNPI Tana Tidung, Dorong Sinergi Pemuda untuk Pembangunan Daerah

November 2, 2025
KaltaraTarakan

Pj Sekprov Kaltara Pimpin Apel Kesiapsiagaan Nasional, Beri Penghargaan Khusus untuk Pahlawan Damkar, Satpol PP dan Linmas

Mei 22, 2025

ASPIRASI RAKYAT MERDEKA

Office Addres : Jl .Bersama 1 gg Buntu 45 RT. 45 Kel. Kr Anyar Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara 77111 Telp. : +62 821-5916-5307 Redaksi : +62 813-4703-1287

Follow US on Social Media

Facebook Youtube Steam Twitch Unity

© Aspirasi Rakyat Merdeka.2025.

Aspirasi Rakyat Merdeka

-..-

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Contack
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?