TARAKAN — Komisi III DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) menekankan pentingnya jaminan ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bagi masyarakat, khususnya untuk kebutuhan rumah tangga, hingga dua minggu setelah perayaan Idulfitri.
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kaltara, Jufri Budiman, saat melakukan kunjungan kerja monitoring ke Fuel Terminal Pertamina di Tarakan pada pekan lalu.
Dalam kunjungan tersebut, Jufri meminta pihak terkait memastikan stok LPG tetap tersedia dan distribusinya berjalan lancar agar tidak terjadi kelangkaan yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat setelah Hari Raya.
“Yang paling penting adalah memastikan ketersediaan LPG bagi masyarakat, terutama ibu rumah tangga. Kami berharap stoknya aman, bahkan hingga dua pekan setelah Lebaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, permintaan LPG biasanya mengalami peningkatan menjelang hingga setelah Idulfitri. Kondisi tersebut dipicu meningkatnya aktivitas rumah tangga dan kebutuhan memasak selama masa perayaan.
Karena itu, ia menilai perlu adanya pengelolaan distribusi yang baik serta ketersediaan cadangan stok untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.
“Distribusi harus benar-benar dijaga agar tetap stabil. Jangan sampai masyarakat panik karena terjadi kekosongan LPG di lapangan,” kata Jufri.
Melalui koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak Pertamina, DPRD Kaltara berharap pasokan LPG di wilayah Kaltara tetap terjaga sehingga kebutuhan masyarakat selama dan setelah Lebaran dapat terpenuhi dengan baik.***



