JAKARTA – DPRD Provinsi Kalimantan Utara terus mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) guna mempercepat pembangunan yang berkelanjutan.
Ketua DPRD Kaltara, H. Achmad Djufrie, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mengoptimalkan berbagai program pembangunan, terutama di kawasan perbatasan dan wilayah terpencil yang masih membutuhkan perhatian lebih.
Menurutnya, peran dunia usaha melalui CSR tidak hanya sebatas tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendukung pembangunan daerah secara menyeluruh.
“Sinergi ini penting agar program pembangunan berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan program CSR perlu diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah agar kontribusi yang diberikan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung dan tepat sasaran.
“Fokus CSR harus diarahkan pada sektor-sektor prioritas, sehingga dampaknya bisa dirasakan secara luas dan berkelanjutan,” tegasnya.
Selain itu, DPRD Kaltara juga menekankan pentingnya konsistensi dan komitmen bersama antara pemerintah dan pihak swasta agar kolaborasi tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan.
“Komitmen ini harus diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan, bukan sekadar rencana, sehingga hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.***



