SUBSCRIBE
Aspirasi Rakyat Merdeka
  • Home
  • Kaltara
    • Pemprov
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Tana Tidung
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Reading: Anggota DPR RI, Rahmawati Minta Tenaga Kerja Lokal Dominan di Proyek KIHI
Share
Aspirasi Rakyat MerdekaAspirasi Rakyat Merdeka
Font ResizerAa
  • Home
  • Kaltara
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Search
  • Home
  • Kaltara
    • Pemprov
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Tana Tidung
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
BulunganKaltara

Anggota DPR RI, Rahmawati Minta Tenaga Kerja Lokal Dominan di Proyek KIHI

admin01
admin01
Published Februari 25, 2026
Share
3 Min Read
SHARE

TANJUNG SELOR — Proses rekrutmen tenaga kerja PT Kalimantan Aluminium Industri (KAI) di luar Kalimantan Utara (Kaltara) menuai sorotan publik. Pasalnya, perusahaan yang beroperasi di Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tana Kuning–Mangkupadi, Kabupaten Bulungan itu diduga melakukan perekrutan di Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Singosari, Malang, Jawa Timur.

Informasi ini mencuat berawal dari beredarnya video yang memperlihatkan proses seleksi tenaga kerja di sekolah tersebut. Perekrutan di luar daerah ini pun memunculkan pertanyaan publik terkait komitmen prioritas tenaga kerja lokal di bumi Benuanta.

Rekrutmen ini menuai kritikan dari Anggota Komisi VII DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Kaltara, Rahmawati, yang menegaskan perusahaan beroperasi di kawasan proyek strategis nasional (PSN) Kaltara wajib memprioritaskan masyarakat setempat dalam proses perekrutan tenaga kerja.

“Saya minta kepada seluruh perusahaan yang beroperasi di Kaltara termasuk PSN untuk memprioritaskan anak-anak asli Kaltara bisa bekerja,” tegasnya, Selasa (24/2/2026).

Politikus Fraksi Gerindra ini mengatakan, kehadiran investasi besar di provinsi ke-34 ini tidak boleh membuat masyarakat lokal tersisih dari peluang kerja di daerah sendiri.

“Jangan sampai industri besar berdiri di Kaltara, tetapi masyarakat Kaltara hanya menjadi penonton di tanah sendiri,” kata dia.

Rahmawati mendorong adanya komposisi tenaga kerja yang jelas dan berpihak pada daerah, yakni mayoritas berasal dari Kaltara.

“Harapan kami, setidaknya 75 persen tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal dan 25 persen dari luar untuk posisi yang memang membutuhkan kompetensi tertentu,” ujarnya.

Rahmawati menilai perekrutan tenaga kerja dari luar daerah seharusnya menjadi pilihan terakhir apabila kebutuhan tenaga kerja tidak dapat dipenuhi dari dalam daerah.

“Kalau memang ada posisi yang membutuhkan keahlian khusus dan belum tersedia di Kaltara, silakan diisi dari luar. Tapi prioritas pertama tetap harus masyarakat lokal,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar tenaga kerja Kaltara mampu bersaing di sektor industri modern.

“Kami telah dan terus mendorong agar sekolah-sekolah kejuruan semakin maju. Lembaga pelatihan bagi anak-anak Kaltara harus didirikan dan ditingkatkan kualitasnya,” kata Rahmawati.

“Kita ingin anak-anak Kaltara tidak hanya bekerja sebagai tenaga kasar, tetapi juga bisa mengisi posisi teknis dan profesional,” sambung dia.

Rahmawati mengungkapkan, pihaknya akan membawa persoalan rekrutmen tenaga kerja lokal ini ke tingkat pusat melalui forum resmi di DPR.

“Nanti masalah ini kita bahas di RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan Kementerian Perindustrian RI, Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Ia menambahkan Rekrutmen di luar daerah itu memunculkan pertanyaan publik apakah Kaltara kekurangan lulusan SMK atau belum memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan industri.

“Meski perusahaan industri besar itu membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi teknis tertentu, masyarakat Kaltara berharap prioritas terhadap tenaga kerja lokal tetap menjadi komitmen utama,” tutupnya.

Diketahui, PT KAI merupakan salah satu perusahaan utama di KIHI Tanah Kuning–Mangkupadi yang berstatus Proyek Strategis Nasional dan diproyeksikan menyerap ribuan tenaga kerja sejak tahap konstruksi hingga operasional.***(ARM)

You Might Also Like

Dorong Pemuda Masjid Membangun Karakter Bangsa 

DPRD dan Pemprov Kaltara Sepakati KUA-PPAS 2026 dalam Paripurna ke-33

Gubernur Lantik 39 Pejabat Fungsional, Ingatkan Jabatan Adalah Amanah

Gubernur Ajak Penyuluh Majukan Pertanian 

Lapangan Baru, Semangat Baru, Gubernur Resmikan dan Buka Turnamen Tenis Kaltara 2026

Share This Article
Facebook Email Print

ASPIRASI RAKYAT MERDEKA

Ad imageAd image

POSTER

Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Trending Stories

Internasional

Masjid Umar bin Khattab, jejak sejarah Islam di jantung kota tua Yerusalem

Mei 23, 2025
KaltaraPemprov

Wagub Tinjau Kantor Bupati Bulungan Pasca Kebakaran, Sampaikan Keprihatinan

Mei 21, 2026
Blog

Rahmawati Zainal Sampaikan Pesan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

Agustus 25, 2026
KaltaraPemprov

Pemprov Kaltara Raih Predikat “AA” Istimewa Indeks Reformasi Hukum

Juni 30, 2025
Malinau

Pemkab Malinau Ajak Warga Aktifkan Kembali Siskamling

September 10, 2026
KaltaraPemprov

Munas Aspeksindo Ke-3, Gubernur Tekankan Pengelolaan Hasil Laut Untuk Kesejahteraan Rakyat 

Agustus 13, 2025

ASPIRASI RAKYAT MERDEKA

Office Addres : Jl .Bersama 1 gg Buntu 45 RT. 45 Kel. Kr Anyar Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara 77111 Telp. : +62 821-5916-5307 Redaksi : +62 813-4703-1287

Follow US on Social Media

Facebook Youtube Steam Twitch Unity

© Aspirasi Rakyat Merdeka.2025.

Aspirasi Rakyat Merdeka

-..-

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Contack
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?