SUBSCRIBE
Aspirasi Rakyat Merdeka
  • Home
  • Kaltara
    • Pemprov
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Tana Tidung
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Reading: Warga Tarakan Desak Pembentukan Lembaga Independen untuk Awasi Penyaluran Bantuan Sosial
Share
Aspirasi Rakyat MerdekaAspirasi Rakyat Merdeka
Font ResizerAa
  • Home
  • Kaltara
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Search
  • Home
  • Kaltara
    • Pemprov
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Tana Tidung
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KaltaraTarakan

Warga Tarakan Desak Pembentukan Lembaga Independen untuk Awasi Penyaluran Bantuan Sosial

admin01
admin01
Published Juli 24, 2025
Share
4 Min Read
Ardiansyah Mayo, SE (Salah satu warga masyarakat yang mengusulkan pembentukan pengawas Independen di tingkat RT)
SHARE

TARAKAN – Guna mencegah penyalahgunaan dan politisasi bantuan sosial oleh oknum tertentu, Ardiansyah Mayo SE, salah seorang warga Tarakan, mendorong pembentukan lembaga independen pengawas bantuan sosial yang melibatkan unsur masyarakat. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran Ketua RT dalam memperkuat pengawasan dan penyaluran bantuan agar lebih transparan dan tepat sasaran.

Perlu Penguatan Peran RT dam Pengawasan.

Ardiansyah menyatakan bahwa Ketua RT sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat paling bawah harus dilibatkan secara penuh dalam proses penyaluran bantuan sosial. “Ketua RT seharusnya memiliki peran lebih kuat, tidak hanya sebagai perantara informasi, tetapi juga sebagai pengawas aktif yang memastikan bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak,” ujarnya.

Ia juga mengusulkan agar pemerintah daerah membuat Peraturan Daerah (Perda) yang secara jelas mengatur tugas dan tanggung jawab Ketua RT dalam pendistribusian bantuan sosial. Dengan payung hukum yang kuat, diharapkan para Ketua RT dapat bekerja lebih optimal dan memiliki legitimasi dalam mengambil langkah pengawasan.

Desakan Pembentukan Lembaga Independen.

Selain penguatan peran RT, Ardiansyah juga mendesak dibentuknya lembaga independen yang terdiri dari unsur masyarakat, seperti tokoh adat, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan, untuk memantau penyaluran bantuan sosial. “Lembaga ini harus benar-benar independen, tidak terpengaruh kepentingan politik, dan memiliki kewenangan untuk melaporkan jika menemukan indikasi penyimpangan,” tegasnya.

Menurutnya, selama ini banyak bantuan sosial yang tidak tepat sasaran karena minimnya kontrol dari masyarakat sipil. Adanya lembaga pengawas independen diharapkan dapat meminimalisir praktik korupsi, nepotisme, atau politisasi bantuan yang kerap terjadi menjelang pemilu atau pilkada.

“Lembaga pengawasan Independen ini sebaiknya dibentuk di tiap RT, sehingga juga dapat melakukan pengawasan terhadap RT. Jika ada ditemukan penyalahgunaan, masyarakat akhirnya tahu harus melapor kemana, yakni ini ke pengawas Independen tadi. Nah Pengawas Independen inilah yang melakukan verifikasi laporan ini dan hasilnya akan dilaporkan langsung kekelurahan, instansi terkait bahkan sampai ke ombudsman,” ujarnya.

Ardiansyah menambahkan, jika lembaga independen ini juga nantinya dapat berfungsi untuk mengawasi dan mencegah terjadinya peredaran narkoba diwilayahnya masing-masing.

Respons Anggota DPRD Tarakan  

Sementara itu, saat dikonfirmasi, anggota Komisi 1 DPRD Tarakan, yakni Baharudin, SE menyatakan, Pihaknya menyambut baik masukan dari masyarakat. Ia mengatakan bahwa usulan tersebut akan dibahas lebih lanjut dengan legislatif. “Kami apresiasi inisiatif warga untuk memperkuat pengawasan. Ke depan, kami akan evaluasi mekanisme penyaluran bantuan dan memperkuat kolaborasi dengan RT/RW serta lembaga masyarakat,” ujarnya.

Baharuddin, SE ( Sekretaris Komisi 1 DPRD Kota Tarakan)

Ia menambahkan bahwa selama ini pemerintah telah melakukan verifikasi data penerima bantuan, namun mengakui bahwa pengawasan di lapangan masih perlu ditingkatkan. “Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, kami berharap bantuan sosial bisa lebih efektif dan tepat sasaran,” pungkasnya.

“Namun tentunya ini juga perlu dibahas lebih jauh oleh DPRD bersama Pemkot Tarakan mengenai kesiapan anggaran. Tentu pembentukan lembaga pengawasan Independen ini juga memerlukan partisipasi anggaran. Jadi harus dibahas terlebih dahulu bersama pemerintah, tentang kesiapan daerah untuk membentuk lembaga ini,” jelas Baharudin.

Masyarakat Berharap Perubahan Signifikan.

Aspirasi yang disampaikan Ardiansyah ini mendapat dukungan dari sejumlah warga. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memastikan bantuan sosial tidak lagi menjadi alat politik dan benar-benar mensejahterakan masyarakat yang membutuhkan.

“Kami ingin ada transparansi. Jangan sampai bantuan hanya dinikmati oleh orang-orang dekat pejabat atau yang punya koneksi politik,” kata Adam Ishak, warga Kelurahan Karang Anyar Pantai.

Jika usulan ini diimplementasikan, diharapkan penyaluran bantuan sosial di Tarakan akan lebih akuntabel dan mengurangi potensi penyalahgunaan di masa mendatang.***(ARM03)

You Might Also Like

Gelar Forum Satu Daerah Daerah, Wujudkan Tata Kelola Terpadu Kaltara 

Hari Pramuka ke-64, Rahmawati Zainal Dorong Generasi Muda Menjadi Calon Pemimpin Bangsa 

GMKI Beri Deadline 1 Minggu Kepada KAPOLDA KALTARA, Bongkar Kasus Hilangnya 12 KG Sabu Atau Ratusan massa Akan Turun Ke Jalan

Waspada Penipuan Catut Nama Anggota DPRD Kaltara Dino Andrian, Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah

Sarasehan Kebhinekaan Bahas Tantangan Kebebasan Beragama dalam Perspektif Konstitusi dan Sosial

Share This Article
Facebook Email Print

ASPIRASI RAKYAT MERDEKA

Ad imageAd image

POSTER

Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Trending Stories

Blog

Sejarah Kebebasan Pers dan Tantangan Masa Kini dalam Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia

Mei 3, 2025
Blog

Nasi Basi di Hutan hingga Jembatan Darurat Kayu: Keprihatinan Gubernur Kaltara atas Nasib Warga Perbatasan

Mei 1, 2025
DPRDKaltara

Seluruh Fraksi DPRD Kaltara Sepakat Bahas Raperda APBD Perubahan 2025

November 16, 2025
KaltaraPemprov

Pj. Sekprov Hadiri Rapat Evaluasi Ranperda RPJMD Kaltara 2025-2029 di Kemendagri

Agustus 12, 2025
DPRDKaltara

Pelantikan Pengurus Hanura Kaltara 2025–2030, Ketua DPRD Hadir Beri Dukungan

November 15, 2025
KaltaraTarakan

Baharudin Reses di Kelurahan Pamusian: Dengarkan Aspirasi Warga dengan Telinga Hati, Perjuangkan Solusi Nyata

Juli 28, 2025

ASPIRASI RAKYAT MERDEKA

Office Addres : Jl .Bersama 1 gg Buntu 45 RT. 45 Kel. Kr Anyar Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara 77111 Telp. : +62 821-5916-5307 Redaksi : +62 813-4703-1287

Follow US on Social Media

Facebook Youtube Steam Twitch Unity

© Aspirasi Rakyat Merdeka.2025.

Aspirasi Rakyat Merdeka

-..-

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Contack
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?