TARAKAN — Musyawarah Provinsi (Musprov) Kerukunan Keluarga Besar Makassar (KKBM) Kalimantan Utara menetapkan Haji Najamuddin, SE, atau yang lebih dikenal dengan nama Haji Lontong, sebagai Ketua KKBM Kalimantan Utara periode 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi setelah mendapat dukungan penuh dari lima Ketua KKBM kabupaten/kota serta sepuluh Ketua Pilar perwakilan daerah asal Sulawesi Selatan.

Musprov yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri para tokoh masyarakat Bugis-Makassar dari berbagai daerah di Kalimantan Utara. Forum bermufakat sepakat menunjuk kembali Haji Najamuddin untuk melanjutkan kepemimpinan organisasi paguyuban terbesar masyarakat asal Sulawesi Selatan di Bumi Benuanta.
“Alhamdulillah, ini amanah yang besar. InsyaAllah kami melanjutkan kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat peran KKBM dalam pembangunan daerah dan pelestarian nilai budaya masyarakat Makassar,” ujar Haji Najamuddin usai ditetapkan.
Dukungan mengalir dari perwakilan pilar daerah seperti Sinjai, Takalar, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Bantaeng, Kota Makassar, Gowa, Bulukumba, Pangkajene, dan Maros. Mereka berharap kepemimpinan yang berkelanjutan dapat memperkuat solidaritas, kekompakan, dan kepekaan sosial warga KKBM.
Salah satu peserta Musprov menyebut, keputusan aklamasi merupakan bentuk kepercayaan bersama atas kepemimpinan Haji Najamuddin yang dinilai mampu merangkul semua elemen. “Beliau terbuka, komunikatif, dan selalu hadir di berbagai kegiatan sosial maupun budaya,” ujarnya.
Dengan ditetapkannya kembali Haji Najamuddin sebagai Ketua KKBM Kaltara untuk lima tahun ke depan, organisasi ini diharapkan semakin solid dan berperan aktif dalam memperkuat jalinan persaudaraan masyarakat Makassar di tanah perantauan.
Sementara itu, kegiatan ini juga di hadiri oleh salah satu anggota DPR-RI Dapil Kaltara, yakni Hj. Rahmawati yang menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat Makassar dlm rapat MUSWIL KKBM Kaltara***(AG)





