TANJUNG SELOR – Kesempatan bagi pelajar terbaik di Kalimantan Utara untuk menempuh pendidikan di SMA Unggul Garuda masih terbuka lebar. Pemerintah memperpanjang masa pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2026 karena kuota yang disediakan sebanyak 200 siswa hingga kini belum sepenuhnya terpenuhi.
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara, Denny Harianto, mengungkapkan bahwa proses pendaftaran sebenarnya telah dibuka sejak beberapa waktu lalu. Namun, karena jumlah pendaftar belum memenuhi target, panitia memutuskan untuk memperpanjang masa penerimaan.
“Pendaftarannya memang sudah dibuka sebelumnya, tetapi karena kuota 200 siswa itu belum terpenuhi, maka sekarang dilakukan perpanjangan waktu. Kita berharap dengan perpanjangan ini jumlah pendaftar bisa bertambah,” kata Denny saat dikonfirmasi.
Ia mengakui belum menerima laporan terbaru mengenai jumlah kekurangan kuota secara pasti. Meski demikian, pihaknya memastikan jumlah siswa yang mendaftar masih di bawah target yang telah ditetapkan.
“Saya belum mendapatkan informasi pasti terkait berapa kekurangan dari kuota tersebut. Namun yang jelas, jumlahnya masih belum memenuhi target yang kita harapkan,” ujarnya.
Menurut Denny, kehadiran SMA Unggul Garuda merupakan peluang besar bagi putra-putri terbaik daerah untuk mendapatkan pendidikan berkualitas sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun kepemimpinan.
“Sekolah ini memang dipersiapkan untuk melahirkan generasi unggul. Kita ingin memberikan ruang bagi anak-anak terbaik bangsa, khususnya dari Kalimantan Utara, agar bisa berkembang dan menunjukkan kemampuan mereka di tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya.
Selain proses penerimaan siswa baru, pembangunan infrastruktur sekolah juga sedang berjalan. Pemerintah menargetkan pembangunan tahap awal dapat rampung pada Juni 2026.
Denny menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kementerian terkait dan pemerintah daerah, guna memastikan proyek pembangunan berjalan sesuai rencana.
“Kemarin kita sudah melakukan pertemuan dengan Kemendiktisaintek, kemudian juga dengan pihak ketiga yang menangani pembangunan, serta dengan Pemerintah Kabupaten Bulungan. Semua pihak duduk bersama membicarakan progres pembangunan sekolah ini,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa komunikasi intensif dilakukan untuk memastikan setiap kendala yang muncul dapat segera diatasi secara bersama-sama.
“Kalau ada kendala di lapangan tentu kita cari solusinya bersama. Prinsipnya, semua pihak berkomitmen agar pembangunan SMA Unggul Garuda ini bisa berjalan lancar dan selesai sesuai target,” tambahnya.
Pada tahap awal pembangunan, area yang dikerjakan mencakup sekitar 6 hektare dari total lahan yang disiapkan. Pembangunan difokuskan pada fasilitas utama yang akan menunjang kegiatan belajar mengajar.
“Untuk tahap pertama ini sekitar enam hektare yang mulai dikerjakan. Fasilitas yang dibangun juga yang paling utama dulu, seperti gedung sekolah dan asrama,” jelas Denny.
Ia menambahkan, konsep pendidikan yang diterapkan di SMA Unggul Garuda adalah boarding school atau sekolah berasrama, sehingga siswa akan tinggal di lingkungan sekolah selama masa pendidikan.
“Konsepnya memang boarding school. Jadi siswa nantinya tinggal di asrama, sehingga pembinaan akademik maupun karakter bisa dilakukan secara lebih intensif,” katanya.
Terkait pendanaan pembangunan, Denny memastikan seluruh biaya pembangunan fasilitas sekolah berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sementara pemerintah daerah hanya berperan dalam penyediaan lahan.
“Secara teknis pembangunan semuanya dibiayai oleh APBN. Pemerintah daerah dalam hal ini hanya menyiapkan lahannya saja untuk lokasi sekolah,” ungkapnya.
Untuk mendukung operasional sekolah, tenaga pengajar juga telah dipersiapkan. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar ditargetkan tetap dapat dimulai pada tahun ini meskipun pembangunan fisik belum sepenuhnya selesai.
“Tenaga pengajarnya sudah disiapkan. Jadi sambil menunggu fasilitas selesai, nanti akan diatur mekanismenya. Bisa saja sementara menyewa atau mengontrak tempat terlebih dahulu, yang penting proses pendidikan tetap berjalan tahun ini,” terangnya.
Denny berharap masyarakat, khususnya para pelajar berprestasi di Kalimantan Utara, dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendaftar di SMA Unggul Garuda.
“Kami berharap anak-anak terbaik dari Kaltara bisa memanfaatkan peluang ini. Ini kesempatan bagus untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dan menjadi bagian dari generasi unggul yang akan membawa daerah dan bangsa ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.***(ARM02)



