NUNUKAN – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Muhammad Nasir, S.Pi., M.M., memberikan apresiasi kepada seluruh aparat yang terlibat dalam pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Kayan 2026.
Menurutnya, kehadiran aparat keamanan yang tetap menjalankan tugas di tengah momen Lebaran merupakan bentuk pengabdian yang patut diapresiasi, karena berperan penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Pengabdian aparat yang tetap bertugas saat masyarakat berkumpul bersama keluarga di hari raya adalah bentuk tanggung jawab besar dalam menjaga situasi tetap aman,” ujarnya, Minggu (15/3).
Nasir menilai Operasi Ketupat Kayan menjadi langkah strategis dalam memastikan kondisi daerah tetap kondusif selama periode mudik hingga perayaan Idul Fitri di Kalimantan Utara.
Ia menambahkan, operasi tersebut menunjukkan kesiapan aparat dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi meningkatnya mobilitas selama Lebaran.
“Ini bukti kesiapan aparat dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan hari besar keagamaan,” katanya.
Selain itu, Nasir juga menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas selama masa Lebaran.
“Sinergi semua pihak sangat diperlukan agar suasana tetap aman dan tertib, sehingga masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan tenang dan nyaman,” tuturnya.
Ia pun berharap pelaksanaan pengamanan melalui Operasi Ketupat Kayan 2026 dapat berjalan optimal, sehingga perayaan Idul Fitri di Kalimantan Utara berlangsung aman, lancar, dan penuh kebersamaan.***



