SUBSCRIBE
Aspirasi Rakyat Merdeka
  • Home
  • Kaltara
    • Pemprov
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Tana Tidung
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Reading: Pasar Tengguyun Semrawut, Pedagang Resmi Merugi Akibat Lapak Liar di Depan Pasar
Share
Aspirasi Rakyat MerdekaAspirasi Rakyat Merdeka
Font ResizerAa
  • Home
  • Kaltara
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Search
  • Home
  • Kaltara
    • Pemprov
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Tana Tidung
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KaltaraTarakan

Pasar Tengguyun Semrawut, Pedagang Resmi Merugi Akibat Lapak Liar di Depan Pasar

admin01
admin01
Published Januari 9, 2026
Share
3 Min Read
SHARE

TARAKAN – Kondisi Pasar Tengguyun kian memprihatinkan. Ketidaktertiban penataan pasar, khususnya maraknya pedagang yang berjualan di luar area resmi, membuat pedagang di dalam pasar mengalami penurunan omzet hingga kerugian serius.

Sebut saja Hana, salah satu pedagang Pasar Tengguyun yang telah berjualan selama 15 tahun, mengaku kondisi tersebut sangat berdampak pada kelangsungan usahanya. Banyaknya penjual yang membuka lapak di depan pasar dengan harga lebih murah membuat pembeli enggan masuk ke dalam area pasar.

“Pasar jadi sepi karena penjual banyak di depan. Pembeli tidak mau masuk lagi,” ujarnya, Jumat (9/1/2026).

Hana juga menyebutkan bahawa ia telah beberapa kali menyampaikan keluhan kepada pemerintah daerah terkait kondisi pasar yang tidak tertata. Namun hingga kini, belum ada penertiban yang benar-benar dirasakan pedagang di dalam pasar.

“Saya berharap ada aturan yang lebih tegas. Kalau terus dibiarkan, pedagang di dalam bisa mati perlahan,” katanya.

Kondisi terburuk pernah dialami oleh Hana ketika seharian berjualan tanpa pembeli. Bahkan, ia hanya membawa pulang uang sebesar Rp 2.000.

“Hari itu benar-benar sepi. Saya hanya menunggu, tidak bisa berbuat apa-apa,” tuturnya lirih.

Tak hanya itu, banyak pedagang lainnya juga mulai kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran sewa lapak. Menurut Hana, beberapa pedagang bahkan sudah berbulan-bulan tidak membayar karena tidak ada pemasukan.

“Kami tahu kewajiban harus bayar, tapi kalau tidak ada penghasilan, mau ambil uang dari mana?” keluhnya.

Ia berharap penataan pasar segera dibenahi, termasuk penertiban pedagang yang berjualan di luar area resmi. Selain merugikan pedagang, kondisi tersebut juga mengganggu akses kendaraan dan lahan parkir.

“Kalau semua tertib di tempat masing-masing, parkir juga tidak susah, pasar bisa hidup lagi,” harapnya.

Persoalan Pasar Tengguyun tak hanya dipicu oleh lapak liar. Pandemi COVID-19 dan menjamurnya penjualan daring turut memperparah kondisi pasar tradisional tersebut.

Jijah, salah satu pedagang pakaian yang telah berjualan selama hampir 20 tahun di Pasar Tengguyun, mengaku omzetnya menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir.

“Dulu sehari bisa Rp 500 ribu, sekarang sangat sulit,” ungkapnya.

Meski merasakan dampak yang sama, Jijah mengaku belum pernah menyampaikan keluhan secara resmi kepada pemerintah. Ia memilih bertahan dengan sikap pasrah.

“Saya cuma bisa bersyukur. Kadang buka seharian tidak ada yang laku, tapi ini mata pencarian kami,” ujarnya.

Ia berharap kondisi pasar bisa kembali membaik, meskipun tantangan dari toko online terus meningkat. Pedagang pun dituntut untuk beradaptasi agar tetap bertahan di tengah perubahan pola belanja masyarakat.

Hingga kini, para pedagang Pasar Tengguyun berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah untuk menata kembali pasar agar lebih tertib, adil, dan mampu menghidupkan kembali roda perekonomian pedagang kecil.***(Dilla)

You Might Also Like

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2025, Pj. Sekprov Himbau Kesiapsiagaan Bencana Dimulai Dari Keluarga

Jerit Lundayeh: Penjaga Hutan yang Terlupakan di Tanah Leluhurnya Sendiri

Kolaborasi Tanpa Batas: Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Hadir untuk Warga

Lawan Narkoba, DPRD Kaltara Minta Masyarakat Tarakan Lebih Sigap dan Berani Melapor

Pemprov Kaltara Gelar Workshop Satu Data Daerah, Wujudkan Pembangunan Berbasis Data Akurat

Share This Article
Facebook Email Print

ASPIRASI RAKYAT MERDEKA

Ad imageAd image

POSTER

Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Trending Stories

Internasional

Seorang warga Palestina gugur, puluhan terluka dalam serangan militer Israel di Nablus

Mei 10, 2025
KaltaraTarakan

Semangat Kebangsaan Menggelora, diPeringatan Harkitnas ke 117 Tahun, di Sekolah MI dan SMA NU 1 Tarakan

Mei 20, 2025
DPRDKaltara

Pemprov Kaltara Jawab Pandangan Fraksi dalam Paripurna ke-37, Tekankan Transparansi dan Efisiensi APBD 2026

November 20, 2025
KaltaraPemprov

Kaltara Raih Medali Emas Perdana di Cabor Tenis Pornas Korpri XVII 2025 Palembang 

Oktober 11, 2025
DPRDKaltara

DPRD Kaltara Bahas Pandangan Umum Fraksi terkait Raperda APBD 2026 dalam Paripurna ke-36

November 20, 2025
DPRDKaltara

Komisi IV DPRD Kaltara Tindak Lanjut Evaluasi Kesiapan RSUD dr. H. Jusuf SK dalam Penerapan KRIS

November 13, 2025

ASPIRASI RAKYAT MERDEKA

Office Addres : Jl .Bersama 1 gg Buntu 45 RT. 45 Kel. Kr Anyar Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara 77111 Telp. : +62 821-5916-5307 Redaksi : +62 813-4703-1287

Follow US on Social Media

Facebook Youtube Steam Twitch Unity

© Aspirasi Rakyat Merdeka.2025.

Aspirasi Rakyat Merdeka

-..-

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Contack
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?