SUBSCRIBE
Aspirasi Rakyat Merdeka
  • Home
  • Kaltara
    • Pemprov
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Tana Tidung
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Reading: Perempuan Jadi Korban Penganiayaan, Seorang Nelayan Terancam 8 Tahun Penjara
Share
Aspirasi Rakyat MerdekaAspirasi Rakyat Merdeka
Font ResizerAa
  • Home
  • Kaltara
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Search
  • Home
  • Kaltara
    • Pemprov
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Tana Tidung
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KaltaraTarakan

Perempuan Jadi Korban Penganiayaan, Seorang Nelayan Terancam 8 Tahun Penjara

admin01
admin01
Published Januari 7, 2026
Share
3 Min Read
SHARE

TARAKAN – Kepolisian Resor Tarakan melalui Polsek Tarakan Timur menggelar press release pengungkapan kasus tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan korban mengalami luka serius. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Tarakan Timur IPTU Muhammadong, mewakili Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik, S.H., S.I.K., M.H., Rabu (7/1/2026).

Kasus ini dilaporkan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/01/I/2026/SPKT/Polsek Tarakan Timur/Polres Tarakan/Polda Kaltara tertanggal 4 Januari 2026, dengan Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP.Sidik/01/I/RES.1.6/2026/Reskrim pada tanggal yang sama.

Korban diketahui berinisial H (32), seorang perempuan warga Jalan Binalatung RT 11, Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur. Sementara pelapor berinisial S, yang merupakan keluarga korban.

Peristiwa penganiayaan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026 sekitar pukul 11.00 WITA di teras rumah pelaku yang beralamat di Jalan Binalatung RT 11, Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur.

Tersangka berinisial J (36), seorang nelayan yang juga berdomisili di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan kepolisian, insiden bermula saat korban sedang membentang rumput laut di depan rumah pelaku. Pelaku kemudian memanggil korban untuk datang ke rumahnya dengan alasan dipanggil oleh ibunya. Setelah sempat berbincang dengan ibu pelaku, situasi mendadak berubah ketika pelaku datang dalam keadaan emosi dan mempertanyakan uang pembuatan perahu serta keberadaan adik korban.

Tak lama berselang, saat korban duduk membelakangi pintu kios, pelaku secara tiba-tiba datang dan mengayunkan sebilah parang ke arah kepala korban. Serangan mendadak tersebut menyebabkan korban tersungkur bersimbah darah dan tidak sadarkan diri. Kejadian itu disaksikan langsung oleh ibu pelaku yang kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Korban segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek serius serta retak pada tulang kepala bagian dahi hingga sisi kanan.

Petugas Polsek Tarakan Timur yang menerima laporan segera bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku di dalam rumahnya. Pelaku ditemukan bersembunyi di dapur, tepatnya di samping kulkas.

Dalam penanganan perkara ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu bilah parang bergagang karet, satu lembar kaos lengan pendek warna putih biru, serta satu lembar celana pendek bermotif kotak-kotak milik korban.

Motif penganiayaan diduga dipicu persoalan pembuatan perahu antara pelaku dan adik korban yang tidak sesuai dengan keinginan pelaku, ditambah kecurigaan bahwa korban menyembunyikan adiknya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 468 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana penjara paling lama 8 tahun. Subsider Pasal 466 Ayat (2) dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun.

Kapolsek Tarakan Timur IPTU Muhammadong mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi dan provokasi, serta mengedepankan penyelesaian setiap persoalan secara musyawarah dan kekeluargaan. Namun apabila tidak menemukan titik temu, jalur hukum harus ditempuh sebagai langkah terakhir demi keadilan dan kepastian hukum.

Ia juga mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga toleransi, kerukunan, serta memanfaatkan layanan pengaduan Kepolisian melalui Call Center 110 guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.***(Dilla)

You Might Also Like

Wagub Kaltara Gelar Exit Meeting dengan BPK RI Perwakilan Kaltara

DPRD Kaltara Genjot Regulasi Kesejahteraan Sosial: Syamsuddin Soroti Pentingnya Akurasi Data Bansos

HUT Bhayangkara Ke-79, Gubernur Harapkan Sinergitas

Kaltim-Kaltara Sepakat Bangun Jalan Tembus Perbatasan, Anggaran Rp200 Miliar Disiapkan

Pj. Sekprov Paparkan 9 Langkah Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Di Kaltara 

Share This Article
Facebook Email Print

ASPIRASI RAKYAT MERDEKA

Ad imageAd image

POSTER

Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Trending Stories

DPRDKaltara

Rismanto Tekankan Pentingnya Investasi Strategis untuk Dongkrak Ekonomi Kaltara

Maret 4, 2026
KaltaraPemprov

DKISP Gelar Seminar Akhir Survei Diseminasi Informasi, Tingkatkan Transparansi dan Partisipasi Publik untuk Good Governance

Desember 8, 2025
KaltaraPemprov

DKISP Kaltara Tingkatkan Kapasitas Tim Teknis Keamanan Siber

Mei 18, 2026
KaltaraPemprov

Pemprov Dukung Peran Majelis Taklim Arraudah IPBB

April 27, 2026
Kaltara

Gubernur Kaltara Dorong Pembangunan Industri Minyak Goreng Sawit untuk Swasembada dan Ekspor

Mei 22, 2025
KaltaraTarakan

Polairud Polres Tarakan Gempur Aktivitas Ilegal : Kayu Meranti Senilai Kubikasi Besar Diamankan

September 26, 2025

ASPIRASI RAKYAT MERDEKA

Office Addres : Jl .Bersama 1 gg Buntu 45 RT. 45 Kel. Kr Anyar Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara 77111 Telp. : +62 821-5916-5307 Redaksi : +62 813-4703-1287

Follow US on Social Media

Facebook Youtube Steam Twitch Unity

© Aspirasi Rakyat Merdeka.2025.

Aspirasi Rakyat Merdeka

-..-

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Contack
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?