TANJUNG SELOR — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara (Sekprov Kaltara), H. Denny Harianto, melaksanakan safari disiplin ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan kesiapan aparatur dan kualitas pelayanan publik di awal tahun anggaran 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (21/1/2026) dengan fokus kunjungan ke Gedung Gabungan Dinas (Gadis) 2.
Kunjungan ini bertujuan menegakkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai dengan PP Nomor 94 Tahun 2021 dan PP Nomor 11 Tahun 2024, yang mencakup ketaatan pada jam kerja, etika, integritas, serta mutu pelayanan publik. Aturan tersebut juga mengatur sanksi disiplin mulai dari ringan hingga berat bagi pelanggar.

Didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Kaltara, Jaini, Denny meninjau langsung kondisi perkantoran, termasuk kebersihan, kerapian ruang kerja, serta kehadiran ASN. Menurutnya, langkah ini penting untuk mendukung efektivitas program Gubernur dan Wakil Gubernur hingga akhir tahun.
“Jika sejak awal tahun kita persiapkan dengan baik, hasilnya juga akan optimal hingga akhir tahun. Tadi kami pantau di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pegawainya cukup disiplin, ruangannya bersih dan tertata,” kata Denny.
Ia menekankan bahwa budaya disiplin harus dibangun secara konsisten, salah satunya melalui penataan ruang kerja yang aman dan nyaman. Lingkungan kerja yang baik, menurutnya, akan berdampak langsung pada semangat kerja ASN serta kualitas pelayanan masyarakat.
“Kita bekerja untuk pelayanan publik. Tempat kerja harus bersih dan rapi, dan itulah yang ingin saya pastikan,” tegasnya.

Selain aspek kebersihan, Denny juga menyoroti keselamatan gedung. Ia meminta OPD di Gedung Gadis 2 memperhatikan akses jalan menuju ruang kerja agar tidak terlalu sempit dan tidak menghalangi pintu atau tangga darurat.
“Gedung ini sudah didesain dengan memperhatikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan. Jika ada fasilitas yang kurang memadai, harus segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Denny menegaskan bahwa menjaga aset pemerintah, termasuk perkantoran, merupakan tanggung jawab seluruh pegawai. Evaluasi penataan ruang kerja di OPD, lanjutnya, akan dilakukan secara bertahap.
“Jika kantor rapi dan nyaman, masyarakat yang datang juga akan merasa dihargai,” tuturnya.
Di akhir kunjungan, Denny mengingatkan para pimpinan OPD agar memastikan seluruh pegawai hadir tepat waktu dan memberikan pelayanan publik secara maksimal. (Dilla)





