SUBSCRIBE
Aspirasi Rakyat Merdeka
  • Home
  • Kaltara
    • Pemprov
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Tana Tidung
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Reading: Tantang ancaman Israel, Kapal Freedom Flotilla tembus Mesir menuju Gaza
Share
Aspirasi Rakyat MerdekaAspirasi Rakyat Merdeka
Font ResizerAa
  • Home
  • Kaltara
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Search
  • Home
  • Kaltara
    • Pemprov
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Tana Tidung
  • Kriminal
  • Kaltim
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Opini
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Internasional

Tantang ancaman Israel, Kapal Freedom Flotilla tembus Mesir menuju Gaza

admin01
admin01
Published Juni 11, 2025
Share
4 Min Read
Organisasi kemanusiaan Freedom Flotilla Coalition berada di Catania, Italia tempat kapal Madleen akan berangkat dalam misinya untuk menembus blokade Gaza pada 01 Juni 2025. [Salvatore Allegra – Anadolu Agency]
SHARE

MESIR – Kapal bantuan kemanusiaan Madleen dilaporkan telah memasuki perairan Mesir dalam perjalanannya menuju Jalur Gaza, meskipun mendapat ancaman dari Israel agar tidak merapat. Informasi ini diumumkan Ahad (8/6/2025) oleh Komite Internasional untuk Mengakhiri Pengepungan Gaza.

Zaher Birawi, Koordinator Umum Armada Kebebasan (Freedom Flotilla), dalam pernyataan pers menegaskan bahwa pelayaran ini merupakan bagian dari “perjuangan kesadaran global dan teriakan melawan genosida yang setiap hari menimpa warga sipil di Gaza.” Ia menekankan pentingnya agar kapal tersebut diizinkan berlayar tanpa intersepsi atau ancaman.

Komite penyelenggara armada mengatakan bahwa kapal tersebut telah melewati Alexandria, Mesir bagian utara, dan dalam beberapa jam akan mencapai Kota Mansoura sebelum menuju Gaza.

“Beberapa jam ke depan akan menjadi saat-saat paling kritis,” demikian pernyataan resmi mereka. Tak lama kemudian, komite juga menyampaikan peringatan bahwa sinyal dan posisi kapal Madleen diduga sedang diganggu oleh Israel. “Tampaknya Israel sedang melakukan jamming terhadap lokasi dan sinyal kapal Madleen. Ini serius… kami akan terus memperbarui informasi,” kata mereka.

Komite juga membagikan tautan daring untuk pelacakan langsung kapal dan mengajak masyarakat untuk menyebarkannya secara luas.

“Israel tengah bersiap melakukan kejahatan perang di tengah perairan internasional,” ujar mereka dalam pernyataan terpisah.

Pemutusan komunikasi dimulai

Yasemin Acar, seorang aktivis yang berada di kapal Madleen, juga mengonfirmasi telah terjadi pemadaman komunikasi. “Jika Anda tidak mendengar kabar dari kami dalam beberapa jam ke depan, berarti kami telah benar-benar terputus dari dunia luar. Ingatlah, kami melakukan ini untuk Gaza,” tulisnya.

Menurut media Israel, militer negeri itu tengah bersiap untuk mencegat kapal Madleen, menariknya ke Pelabuhan Ashdod, serta mendeportasi para aktivis di dalamnya.

Kapal tersebut mengangkut 12 aktivis internasional, termasuk aktivis iklim asal Swedia Greta Thunberg dan aktor asal Irlandia Liam Cunningham. Anggota Parlemen Eropa asal Prancis, Rima Hassan, yang juga ikut dalam pelayaran, sempat mengunggah foto langsung dari atas kapal melalui akun X (dulu Twitter).

Pekan lalu, media Israel KAN melaporkan bahwa Tel Aviv telah membatalkan izin sebelumnya yang memperbolehkan kapal melintas. Izin itu dicabut dengan alasan tidak ingin menciptakan preseden bagi misi kemanusiaan lainnya di masa depan.

Kapal Madleen membawa berbagai kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan warga Gaza, antara lain susu formula bayi, tepung, beras, popok, pembalut wanita, peralatan desalinasi air, perlengkapan medis, kruk, dan kaki palsu untuk anak-anak.

Sebelumnya, pada 2 Mei lalu, kapal bantuan lain yang dioperasikan Koalisi Armada Kebebasan bernama Conscience diserang drone di lepas pantai Malta.

Krisis kemanusiaan di Gaza memburuk

Israel hingga kini terus menolak seruan internasional untuk gencatan senjata, dan sejak Oktober 2023 melancarkan serangan besar-besaran ke Gaza. Hingga kini, lebih dari 54.800 warga Palestina telah tewas, mayoritas di antaranya adalah perempuan dan anak-anak. Lembaga kemanusiaan internasional telah memperingatkan risiko kelaparan yang mengancam lebih dari dua juta penduduk di wilayah tersebut.

Pada November lalu, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Selain itu, Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas tindakan militernya terhadap warga sipil di Gaza.***(Gaza Media Channel & AA)

You Might Also Like

PBB: 14.000 Bayi di Gaza Terancam Gugur Dalam 48 Jam Jika Bantuan Tak masuk

Jurnalis Al-Jazeera, Anas Al-Sharif dan Beberapa Lainnya Gugur dalam Serangan Udara Israel

Pakistan tembak jatuh 25 drone Israel yang digunakan India

Potongan pizza terakhir: Kisah-kisah dari pembantaian di restoran Thai di Gaza.

PBB: Seluruh rumah sakit di Gaza Utara tak lagi beroperasi

Share This Article
Facebook Email Print

ASPIRASI RAKYAT MERDEKA

Ad imageAd image

POSTER

Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Trending Stories

KaltaraPemprov

Gubernur Ajak Alumni SMPN 2 Tarakan Berkolaborasi Bangun Kaltara 

Agustus 4, 2025
KaltaraNunukan

Anggota DPRD Kabupaten Nunukan Soroti Penghapusan Tunjangan Guru: Ketimpangan Kewenangan Tak Boleh Korbankan Pendidikan di Perbatasan

April 22, 2025
KaltaraTarakan

Plt. Deputi I KSP Tinjau Langsung Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Tarakan

Mei 29, 2025
KaltaraTarakan

Muhammadiyah Pilih Dialog, Cari Kejelasan Hukum Lewat Audiensi

Februari 2, 2026
DPRDKaltara

DPRD Kaltara Hadiri Musrenbang Tematik, Dorong Sinkronisasi Program Pembangunan

Maret 10, 2026
KaltaraNunukan

Rahmawati Zainal Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, Bukti Nyata Perhatian PKK Kaltara pada UMKM

Mei 21, 2025

ASPIRASI RAKYAT MERDEKA

Office Addres : Jl .Bersama 1 gg Buntu 45 RT. 45 Kel. Kr Anyar Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara 77111 Telp. : +62 821-5916-5307 Redaksi : +62 813-4703-1287

Follow US on Social Media

Facebook Youtube Steam Twitch Unity

© Aspirasi Rakyat Merdeka.2025.

Aspirasi Rakyat Merdeka

-..-

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Contack
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?